DAMPAK SERTIFIKASI GURU TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DI MADRASAH

  • Baso Marannu Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Keywords: Sertifikasi Guru, Kualitas Madrasah

Abstract

Pelaksanaan sertifikasi guru dimulai sejak tahun 2007 setelah diterbitkannya Peraturan Mendiknas Nomor 18 Tahun 2007 tentang sertifikasi bagi Guru dalam jabatan, setelah berjalan lebih dari lima tahun, belum ada informasi secara general mengenai dampak sertifikasi guru terhadap perencanaan, pelaksanaan program madrasah, proses pembelajaran, termasuk dampak peningkatan kompetensi sesama guru, untuk itulah penelitian ini dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang dilaksanakan di Provinsi Sulawesi Tengah tepatnya di Kota Palu dengan menggunakan random kuota sampling sebanyak 52 guru yang telah disertifikasi pada Madrasah Tsanawiyah. dari 101 soal dalam kuisioner yang menggunakan skala likers 4 nilai maksimum yang dicapai 384 dan nilai minimum 289 serta range 95, menghasilkan nilai rata-rata 334,94 dengan standar deviasi 27,17. Hasil penelitian menujukkan bahwa dampak sertifikasi guru terhadap peningkatan kualitas pendidikan di madrasah menunjukkan (1) Dampak keterlibatan dalam proses perencanaan program di madrasah 2,97 (kategori tinggi); (2) Dampak keterlibatan dalam pelaksanaan program madrasah 2,86 (kategori: tinggi); (3) Dampak terhadap peningkatan proses pembelajaran nilainya 3,86 (kategori: sangat tinggi); (4) Dampak terhadap peningkatan kompetensi sesama guru menunjukkan nilai 3,77 (kategori: SangatTinggi). Sedangkan pemanfaatan dana sertifikasi guru hubungannya dengan peningkatan profesional dalam pendidikan dan pengajaran masih kecil yakni 0,61. Kesimpulan dari keseluruhan komponen yang dinilai menghasilkan dampak sertifikasi guru terhadap kualitas madrasah menghasilkan angka 2,81 (Kategori: Tinggi)

References

Arcaro, Jerome S. 2007. Pendidikan Berbasis Mutu: Prinsip-prinsip perumusan dan Tata langkah penerapan. Yogjakarta: Pustaka Pelajar.
Danim, Sudarwan. 2008. Visi Baru Manajemen Sekolah dari unit birokrasi ke lembaga akademik. Jakarta: Bumi Aksara
.
Dirto Hadisusanto, dkk. 1995. Pengantar Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: FIP IKIP Yogyakarta

Fattah, Nanang, 2006. Landasan Manajemen Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya

Gozali, Ima dan Umiarso, 2011. Manajemen Mutu Sekolah di Era Otonomi Pendidikan. Yogjakarta: IRCiSoD.

Irianto, Yoyon Bahtiar. 2012. Kebijakan Pembaharuan Pendidikan, Konsep, teori dan Model. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Mulyasa. 2007. Standar kompetensi dan sertifikasi guru. Bandung: Rosda

Noeng Muhadjir. 1997. Ilmu Pendidikan dan Perubahan Sosial: Suatu Teori Pendidikan. Yogyakarta: Rake Sarasin.

Pandji Anoraga. 2005. Psikologi kerja. Jakarta : Rineka Cipta

Permendiknas Nomor 16 tahun 2007 tentang Standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru

Permendiknas Nomor 18 tahun 2007 tentang Sertifikasi Guru dalam Jabatan

Permendiknas Nomor 19 tahun 2007 tentang Standar pengelolaan pendidikan dalam satuan pendidikan dasar dan menengah

Permendiknas Nomor 20 tahun 2007 tentang Standar penilaian Pendidikan
Putra, Anis dan Hendarman, 2012. Metodologi Penelitian Kebijakan. Bandung: Remaja Rosdakarya

Rachmawati, Tutik dan Daryanto, 2013. Penilaian Kinerja Profesi Guru dan Angka Kreditnya. Yogjakarta: Gava Media.

Suryosubroto, B. 2004. Manajemen Pendidikan Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen

Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

Uno, Hamzah B. 2013. Teori Motivasi dan Pengukurannya analisa di bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Published
2019-10-01