Tingkat Religiusitas Peserta Didik Pada SMA/MA Di Maluku Utara

  • Asnandar Abubakar Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Keywords: Religiusitas, Peserta Didik, Maluku Utara

Abstract

 Penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat religiusitas peserta didik pada sekolah menengah atas dan madrasah aliyah di Provinsi Maluku Utara. Jenis penelitian adalah gabungan penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif (mix methode). Instrumen pengumpulan data  dilakukan dengan  kuesioner/angket. Tingkat religiusitas peserta didik menunjukkan angka 3.59 yang interpretasi pada kategori tinggi. Aspek keyakinan peserta didik terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan kitab sucinya sangat mempengaruhi nilai indeks tersebut, meskipun terdapat sedikit resistan terhadap praktik sosial dalam beragama. Secara personal, peserta didik melaksanakan kegiatan-kegiatan pengamalan agama, seperti berusaha rajin beribadah baik di rumah ataupun di tempat ibadah, membaca kitab suci, mengembangkan pengetahuan agama baik di lingkungan sekolah, di lingkungan keluarga, ataupun di  lingkungan sosial/masyarakat. Aspek-aspek lingkungan sangat berpengaruh terhadap religiusitas peserta didik, baik lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, ataupun lingkungan masyarakat. Di lingkungan keluarga, pengalaman dan agama orang tua, pembiasan-pembiasan kesantunan berperilaku, dan pembiasaan mengerjakan tugas rumah tangga seperti membersihkan rumah menjadi  perilaku  positif  dalam  membentuk  religiusitas  peserta  didik.  Dilingkungan sekolah, kompetensi guru (pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian) dan kemampuan manajemen kepala sekolah sangat berperan dalam membentuk watak kepribadian peserta didik yang berpengaruh pada religiusitas. Di lingkungan masyarakat, kegiatan-kegiatan keagamaan, pentas seni budaya, atau kerja bakti sangat berperan dalam membangun religiusitas peserta didik.menjadi  perilaku  positif  dalam  membentuk  religiusitas  peserta  didik. 

References

Azizah, Nur. 2003. “Perilaku Moral Dan Religiusitas Siswa Berlatar Belakang Pendidikan Umum Dan Agama.” Jurnal Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada 33 (2): 1–8.
Cotton, S., McGrady, M. E., & Rosenthal, S.
L. (2010). Measurement of Religiosity/Spirituality in Adolescent Health Outcomes Research: Trends and Recommendations. Journal of Religion and Health. https://doi.org/10.1007/s10943-010-
9324-0
Farid, Muhammad, and Evi Aviyah. 2014. “Religiusitas , Kontrol Diri Dan Kenakalan Remaja.” Persona, Jurnal Psoklogi Indonesia 3 (02): 126–29.
Kementrian Pendidikan Nasional. 2011.
Panduan Pelaksanaan Pendidikan Karakter. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, h.6
Kusdiana, Evi, M As’ad Djalali, and M Farid.
2018. “Percaya Diri , Religiusitas Dan Perilaku Menyontek.” Jurnal Konseling Indonesia 3 (2): 37–41.
Putri, Cynthia Dewi Sudarno, Bagus Haryono, and Yulius Slamet. 2018. “Pengaruh Pengawasan Guru Dan Religiusitas Siswa Terhadap Perilaku Seks Pranikah Siswa SMA Di Karanganyar.” Jurnal Profesi Keguruan 4 (1): 1–5.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan R.I Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter Pada Satuan Pendidikan Formal
Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter
Reza, Iredho Fani. 2013. “Hubungan Antara Religiusitas Dengan Moralitas Pada Remaja Di Madrasah Aliyah (MA).”
Humanitas 10 (2): 45–58.
Sugiyono, 2012. Metode Penelitian
Pendidikan. Pendekatan Kuantitatif,

Kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Bandung.
Published
2019-12-05