PENGEMBANGAN EKSTRAKURIKULER SENI MARAWIS SEBAGAI MEDIA DAKWAH MAN 1 MAMUJU

  • Suardi Suardi
  • Israpil Israpil Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Keywords: Pengembangan, Ekstrakurikuler, Media Dakwah, Seni Marawis

Abstract

Dakwah tidak hanya disampaikan dari mimbar ke mimbar oleh muballigh atau alim ulama, tetapi dakwah bisa disampaikan dengan bentuk lain, salah satunya adalah melalui syair-syair atau lagu-lagu. Seni Marawis adalah salah satu media untuk menyampaikan dakwah lewat syair-syair atau lagu-lagu.  Tujuan utama seni Marawis adalah untuk meningkatkan ketakwaan, keimanan kepada Allah Swt. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, seni Marawis MAN 1 Mamuju mendapat perhatian dan diminati masyarakat Mamuju sebagai hiburan alternatif dalam banyak kegiatan atau hajatan baik formal maupun informal.. Lagu-lagu yang ditampilkan memikat hati masyarakat Mamuju karena mampu mengembangkan dan memadukan alat musik modern dengan alat musik tradisional dan mampu memadukan lagu Marawis dengan lagu daerah Kabupaten Mamuju. Selain itu, lagu-lagu dalam seni Marawis sarat dengan pesan-pesan untuk berbuat kebaikan dan mengajak masyarakat untuk menggaungkan shalawat kepada Nabi Muhammad Saw. 

References

Abidin M. Zain. 2009. “Islam Dan Tradisi Lokal Dalam Perspektif Multikulturalisme.” Millah Jurnal Studi Agama Vol. VIII (2): 303.
Abubakar, Fauzi. 2016. “Interaksi Islam Dengan Budaya Lokal Dalam Tradisi Khanduri Maulod Pada Masyarakat Aceh.” Akademika (Jurnal Pemikiran Islam) Vol. 21 (21–27): 21.
Creswell, Jhon. W. 2009. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methodes Approaches. California: SAGE Publication.
Gunawan, Asril. 2017. “Musik Pa’Rawana Dan Sayyang Pattuddu Dalam Prosesi Upacara Khatam Alquran Suku Mandar Di Provinsi Sulawesi Barat (Sebuah Pendekatan Etnomusikologis).” Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics (CaLLs) 3(2): 109–11. https://doi.org/10.30872/calls.v3i2.877.
Heiriayawati, Yanti. 2016. Seni Pertunjukan Dan Ritual. Yogyakarta: Ombak.
Heryana. 2004. “Marawais Penguatan Identitas Islam Masyrakat Betawi.” Jurnal Masyarakat Dan Budaya LIPI Vol. VI (I): 106–17.
Idham. 2019. Moderasi Beragama Dan Berbudaya Masyarakat Mandar. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Kemag. 2019. Buku Saku Akademik Madrasah Di Provinsi Sulawesi Barat. Mamuju: Kemenag Sulbar.
Mubarok, Sarabunis. 2019. “Menilisik Seni Marawis Di Tasikmalaya.” Kompasiana.Com.2019. https://www.kompasiana.com/sarabu nis/menelisik-seni-marawis-di- tasikmalaya.
Nurhaiyah, Sormin. 2020. “Kegiatan Ekstrakurikuler Marawis Dalam Mengaktualisasikan Nilai-Nilai Pendidikan Islam Berbasis Kebudayaan.” Jurnal Pendidikan Tematik Vol. I (I): 37–40.
Paryanto. 2001. Islam, Akomodasi Budaya Dan Poskolonial. Surakarta: PSB-PS UMS.
Prihastuti, Dian Ratna. 2019. Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Hadrah Al- Banjari Dalam Mengaktualisasikan Nilai-Nilai Kebudayaan Islam Sebagai Wujud Membentengi Diri Terhadap Budaya Asing Di MAN 1 Magetan. Ponorogo:FakultasKeguruan dan Ilmu Pendidikan IAIN Ponorogo.
Shaugnessy, John J. dkk. 2006. Metodologi Penelitian Psikologi, Terjemahan Soetjipto. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kombinasi. Edisi II. Jakarta: Alfabeta.
Published
2021-12-07