ANALISIS BIPLOT PADA PEMETAAN INDEKS KARAKTER SISWA DAN PEMBANGUNAN MANUSIA PADA PROVINSI DI INDONESIA

  • Muhammad Ihyakulumudin Badan Litbang Diklat Kemenag
  • Rita Sukma Dewi Balai Litbang Agama Jakarta
Keywords: Provinsi, Biplot, Indeks Karakter, Korelasi

Abstract

Studi ini mengkaji mengenai pemetaaan karakter siswa dan
pembangunan manusia di Indonesia didasarkan pada Indeks Karakter
Siswa dan Indeks Pembangunan Manusia. Pemetaan karakter siswa
menggunakan 5 (lima) dimensi dalam Indeks Karakter Siswa yaitu
religiusitas, nasionalisme, kemandirian, gotong-royong dan integritas.
Pemetaan dilakukan dengan menggunakan analisis biplot yaitu upaya
menyajikan segugus data berdimensi banyak menjadi tampilan visual
dua dimensi. Hasil pemetaan diperoleh kelompok provinsi dengan indeks
karakter siswa sangat tinggi yaitu Sumatera Barat, Riau, Daerah
Istimewa Yogyakarta, Banten, Bali dan Kalimantan Timur dan kelompok
provinsi dengan indeks karakter siswa rendah Papua Barat, Papua dan
Nusa Tenggara Timur. Beberapa provinsi dengan indeks karakter siswa
sangat tinggi memiliki kemiripan dalam aspek nilai religiusitas yang
tinggi seperti Sumatera Barat, Riau, dan Banten dan provinsi dengan
kemiripan dalam aspek nilai nasionalisme yang tinggi seperti provinsi
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Bali. Dimensi religiusitas dan
nasionalisme merupakan dimensi yang penting dalam membangun
karakter siswa. Dimensi religiusitas cenderung berhubungan erat dengan
integritas dan dimensi kemandirian cenderung berhubungan erat dengan
gotong royong. Dimensi integritas merupakan dimensi yang paling kuat
dalam membentuk Indeks Karakter Siswa. Berdasarkan hasil analisis
juga menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat dan
signifikan antara Indeks Karakter Siswa dengan Indeks Pembangunan
Manusia dengan korelasi sebesar 0,755 dan signifikansi 0,000. Provinsi
dengan indeks pembangunan manusianya yang tinggi seperti Daerah
Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Timur, Bali, Banten, Sumatera Barat,
dan Riau cenderung memiliki karakter siswa yang tinggi. Sebaliknya
provinsi di Indonesia bagian timur seperti Nusa Tenggara Timur, Papua
Barat, dan Papua dengan tingkat pembangunan manusia yang rendah
memiliki karakter siswa yang rendah

References

A. A. Matjik, I. Sumertajaya, M. Sidik. 2011. Peubah Ganda dengan Menggunakan SAS. Bogor: IPB Press.
Ali Baroroh. 2013. Analisis Multivariat dan Time series dengan SPSS 21. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Arikunto. 2010. Prosedur Penelitian Sebagai Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Bagus Sartono, dkk. 2003. Modul Teori Analisis Peubah Ganda. Bogor: FMIPA IPB.
Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., dan Anderson, R. E. 2010. Multivariate Data Analysis, Seventh Edition. Prentice Hall.
Kecuk Suhariyanto. 2015. Indeks Pembangunan Manusia Metode Baru. Badan Pusat Statistik.
Laporan Indeks Pembangunan Manusia Indonesia Tahun 2021. Badan Pusat Statistik. http://bps.go.id/
Muhammad Murtadlo, dkk. 2019. Indeks Karakter Siswa Jenjang Pendidikan Menengah 2019. Jakarta: Litbang Diklat Press.

Muhammad Murtadlo, dkk. 2020. Indeks Karakter Siswa Jenjang Pendidikan Menengah 2020. Jakarta: Litbang Diklat Press.
Muhammad Murtadlo, dkk. 2021. Indeks Karakter Siswa Jenjang Pendidikan Menengah 2021. Jakarta: Balitbangdiklat.
Muhammad Rais. 2019. Indeks Karakter Siswa di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong Papua Barat. Educandum: Volume 5 Nomor 1 Juni 2019. https://blamakassar.e-journal.id/educandum/article/view/218
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. https://perpustakaan.bappenas.go.id/
Rencana Strategis Kementerian Agama Tahun 2020-2024. Kementerian Agama. https://kemenag.go.id/
Sofyan Yamin. 2016. Tutorial SPSS Lengkap 1000 Halaman dengan Software SPPS. Titian Pena Abadi Jakarta.
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Laporan Indeks Pembangunan Manusia Indonesia 2019-2021. Badan Pusat Statistik.https://www.bps.go.id/indicator/26/494/1/-metode-baru-indeks-pembangunan-manusia-menurut-provinsi.html.
Zeth A. Leleury dkk. 2015. Analisis Biplot Pada Pemetaan Karakteristik Kemiskinan di Provinsi Maluku. Universitas Pattimura.
Published
2022-08-02