WARUNG KOPI JALAN RODA; MEREKAM INGATAN KOLEKTIF DAN MERAWAT TOLERANSI

  • Muh. Irfan Syuhudi Balai Litbang Agama Makassar
Keywords: warung kopi jalan roda, ruang publik, toleransi, kerukunan, Manado

Abstract

Warung kopi Jalan Roda, atau Warkop Jarod, hanya terdapat di Kota Manado, Sulawesi
Utara. Namanya melegenda dan menyejarah. Ia tidak hanya berfungsi sebagai ruang publik,
yang mempertemukan beragam identitas seperti aktivis, politisi, pejabat, dan masyarakat
umum. Tetapi juga, menjadi ruang pertemuan untuk membincangkan sejumlah agenda
penting terkait masalah toleransi dan kerukunan umat beragama, yang mewujud melalui
gerakan aksi di lapangan, terutama akhir 1999 dan awal 2000-an. Setelah sekian tahun
bertahan, keberadaan warung kopi Jarod sebagai ruang publik tetap tak berubah, hingga kini.
Ia tetap menjadi ―markasnya‖ para aktivis, politisi, dan pejabat pemerintah setempat untuk
berdiskusi, bersosialisasi, dan menuangkan berbagai gagasan berkenaan dinamika sosial,
politik, budaya, dan keagamaan. Dari berbagai diskusi inilah, kemudian ikut ―menularkan‖
serta melahirkan pikiran-pikiran toleran dan moderat kepada masyarakat luas. Meskipun
sejumlah kajian riset selalu menempatkan Manado dan Sulawesi Utara sebagai daerah dengan
perolehan indeks bagus berkenaan toleransi dan kerukunan umat beragama, tetapi sayangnya,
selalu saja ada peristiwa yang kerap mengganggu kehidupan harmonisasi di daerah ini.

References

Baso, Ahmad. 2016. Islam Pasca Kolonial; Perselingkuhan Reformisme Agama, Kolonialisme, dan Liberalisme. Tangerang: Pustaka Afid.

Boroma, Suhendro. 2004. “Generasi Muda Mencegah Konflik: Pengalaman Sulawesi Utara”, dalam Meretas Dialog Membangun Kerjasama. Edited by Taufik Pasiak. Manado: Tanpa penerbit.

Damis, Mahyudin. 2018. ―Strategi Kebertahanan Usaha Warung Kopi Tikala Manado; Suatu Tinjauan Antropologi.‖ HOLISTIK 21A (Tahun XI): 1–23.

Darmawan, Yusran. 2008. ―Antropologi, Ingatan, dan Kesejarahan (Orang Buton Memaknai Tragedi PKI 1969).‖ Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Depok.

Erman, Erwiza. 2014. ―Dinamika Komunitas Warung Kopi dan Politik Resistensi di Pulau Bitung.‖ Masyarakat Indonesia 40 (1): 89–107.

Faisal, Andi. 2017. “Warung-WarungKopi di Makassar sebagai Ruang Publik (Politis) Kontemporer”, dalam

Buku Media (Baru) Tubuh, dan Ruang Publik: Esei-Esei Kajian Budaya dan Media. Yogyakarta: Jalasutra.

Ginano, Anugerah, B.R., dkk. 2018. Kehidupan Jalan Roda Kota Manado. HOLISTIK 21A (Tahun XI): 1–21.

Hayati, Nurlaila. 2015. EksistensiPenggunaan Wifi Di Warung Kopi di Banda Aceh.‖ Al-Ijtimaiyyah 1 (1):

–72.

Iqbal, Muhammad. 2016. Komunitas Jalan Roda. Jaten: Oase Pustaka.

Ompusunggu, Marthin Pangihutan dan Djawahir, Achmad Helmy. 2014. Gaya Hidup dan Fenomena Perilaku Konsumen pada Warung Kopi di Malang.‖ Aplikasi Manajemen 12 (2): 188–96.

Pasiak, Taufik. 2004. “Ikhtiar Remaja Mesjid Membangun Kerukunan; Dialog Sosial pada Akar Rumput” dalam Meretas Dialog Membangun Kerjasama. Edited by Taufik Pasiak. Manado: Tanpa penerbit.

Sendow, Micahel. n.d. Jalan Roda, Kopi Hitam dan Diskusi Politik Sederhana.‖ Kompasiana.Com.

Accessed March 23, 2020. https://www.kompasiana.com/michusa/54f7c070a33311707a8b4c86/jalanroda-

kopi-hitam-dan-diskusi-politiksederhana.

Syuhudi, Muhammad Irfan. 2016. Geliat Politik Identitas di Kota Manado. Harmoni 15 (2): 56–66.

Syuhudi, Muhammad Irfan. 2017. Mengelola Keberagaman di SMK Kristen YPKM dan SMA Tridarma di Kota Manado. Al-Qalam Volume 23: 324–34.

Syuhudi, Muhammad Irfan. 2018. Pergulatan Kepentingan Politik dalam Relasi Inter Denominasi Kristen di Manado. Al-Qalam 24 (2): 235–45.

Syuhudi, Muhammad Irfan.. 2020. Laporan Penelitian Media Online dan Pembentukan Pemahaman Keagamaan Siswa Madrasah Aliyah di Manado. Makassar.

Syuhudi, Muhammad Irfan dan Arafah. 2020. Laporan Hasil Fact Finding Kasus; Penyerangan Balai Mushalla‘ Pertemuan Al-Hidayah di Perum Agape Griya, Minahasa Utara. Makassar.

Walzer, Michael. 1997. On Toleration. London: Yale University Press.

Published
2020-07-18