Islam Kultural di Sulawesi Selatan: Keselarasan Islam Dan Budaya

  • Abdul Kadir Ahmad Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar
Keywords: Islam kultural, Keselarasan Islam dan budaya, Sulawesi Selatan

Abstract

Kata Kajian tentang Islam kultural di Sulsel belum pernah dilakukan secara mendalam, padahal kajian semacam ini sangat penting sebagai bagian dari upaya pengarusutamaan Islam moderat di Indonesia. Kajian ini bertujuan (i) menjelaskan hubungan Islam dan budaya lokal dan melihat realitasnya dalam praktik kehidupan masyarakat Sulsel; (ii) menjelaskan peran sentral ulama dalam diseminasi dan inkulturasi Islam kultural. Tulisan ini merupakan kajian kepustakaan yang lebih banyak bertumpu pada hasil penelitian penulis sendiri selama ini. Analisis kajian ditekankan pada analisis isi dengan menggali kembali substansi hasil penelitian dan pemikiran pakar di bidang hubungan Islam dan budaya. Kajian menemukan (i) Islam kultural di Sulsel, yang tersimpul dalam apa yang disebut budaya panngaderreng (Bugis) atau panngadakkang (Makassar), sebagai sebuah model perjumpaan yang saling mengisi antara Islam dan budaya; (ii) Ulama berperan menjaga keseimbangan antara Islam dan budaya dengan menyerap nilai-nilai dari keduanya. Pesantren merupakan salah satu lembaga yang memiliki peran strategis bagi ulama dalam menyemaikan dan mengembangkan Islam kultural. 

Published
2019-11-05
Section
Articles