Kepemimpinan Kiai Di Pesantren Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan

  • Wildan Saugi UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
  • Suratman Suratman UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
  • Kurniati Fauziah UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
Keywords: epemimpinan kiai, mutu pendidikan, pendidikan klasik dan modern, tradisi pesantren

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui kepemimpinan kiai dalam meningkatkan mutu pendidikan di pesantren. Sebuah hasil penelitian kualitatif deskriptif yang berlokasi di pesantren Al-Kholil Berau. Sumber data primer adalah kiai, wakil pimpinan pesantren, ustaz, dan santri, sedangkan sumber data sekunder adalah dokumen-dokumen pendukung yang diperlukan dalam penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles Huberman dan Saldana yang meliputi empat tahap yakni pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kiai Suhari Mustaji merupakan gaya kepemimpinan demokratis-spiritual (karismatik). Hal itu ditandai dengan perannya dalam pengelolaan pendidikan di pesantren Al-Kholil sebagai pengasuh, motivator, pendidik, manajer, pengambil keputusan, pemimpin, dan teladan. Adapun upaya kiai dalam peningkatan mutu pendidikan adalah dengan merumuskan visi, misi, tujuan pesantren, merancang program peningkatan mutu pendidikan, mendatangkan guru dari lulusan pesantren Jawa, melakukan studi banding terkait dengan manajemen dan perbaikan mutu pendidikan pesantren, dan menjadikan kemajuan teknologi untuk mengembangkan pesantren. Faktor pendukung peningkatan mutu pendidikan pesantren terletak pada semangat kiai, para ustaz, dan dewan pengurus yang fokus pada pembentukan karakter santri berlandaskan pada akal, hati, dan jasmani. Sedangkan faktor penghambatnya adalah terletak pada himmah (semangat) santri yang masih lemah dalam menuntut ilmu agama. Kepemimpinan kiai di pesantren Al-Kholil Berau mampu mengintegrasikan antara pendidikan klasik dan modern (unlinier) dengan tetap mempertahankan keaslian tradisi pesantren di samping perkembangan teknologi saat ini.

References

Affandi, F. (2017). Pola Kepemimpinan Kyai dalam Pendidikan Pesantren (Penelitian di Pondok Pesantren As-syi’ar Leles). Jurnal Pendidikan UNIGA, 6(1), 20–30. https://doi.org/10.52434/jp.v6i1 .46

Arcaro, J. S. (2005). Pendidikan Berbasisi Mutu, Prinsip-Prinsip Perumusan dan Tata Penerapan, terj. Yosal Iriantara. Pustaka Pelajar.

Asma. (2022, January 30). Santri Pesantren Al-Kholil Berau [Personal communication].

Aziz, H., & Taja, N. (2016). Kepemimpinan Kyai dalam Menjaga Tradisi Pesantren (Studi Deskriptif di Pondok Pesantren Khalafi Al￾Mu’awanah Kabupaten Bandung Barat). Ta’dib : Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 9–18. https://doi.org/10.29313/tjpi.v5i 1.2123

Azizah, I. N. A. (2021). Karakteristik Kepemimpinan Pesantren di Era 4.0. Leadership: Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam, 2(2), 173– 185. https://doi.org/10.32478/leaders hip.v2i2.717

Arsyad, A. R. (2011). Implementasi Pengajian Kitab Kuning Pada Pondok Pesantren Salafiyah Parappe Kabupaten Polewali Mandar. In Reinversi Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan. Jakarta: Orbit.

Bruinessen, M. Van. (2015). Kitab Kuning, Pesantren dan Tarekat. Yogyakarta: Gading Publishing.

Dharma, A. (2005). Manajemen Organisasi Pendayagunaan Sumber Daya Manusia. Erlangga.

Dhofier, Z. (2011). Tradisi Pesantren: Studi Pandangan Hidup Kyai dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia. Jakarta: LP3ES.

Effendy, B. (2019). Pesantren dan Kebangsaan. PUSAKA, 7(2), 141–152. https://doi.org/10.31969/pusaka .v7i2.259

Faozan, A. (2006). Pondok Pesantren dan Pemberdayaan Ekonomi. Ibda’: Jurnal Studi Islam Dan Budaya, 4(1), 1–12.

Faris, A. (2015). Kepemimpinan Kiai dalam Mengembangkan Pendidikan Pesantren. ’Anil Islam: Jurnal Kebudayaan Dan Ilmu Keislaman, 8(1), 123–144.

Fathullah. (2022, January 29). Ustadz Pesantren Al-Kholil Berau [Personal communication].

Fiadha, A. A., Almaisaroh, S., L, W. S., & Qiflunah, F. (2020). Kepemimpinan Kharismatik Kyai dalam Pondok Pesantren Modern. Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan, 5(1), 224–264.

Firman, N. (2010). Kepemimpinan Kyai di Pesantren.

Gibson, J. L., & Ivancevich, J. M. (2006). Organization: Behavior, Structure, Processes.

Mc Graw Hill. Hafid, R. (2019). PERAN AG. KH. ABD. LATIF AMIN DALAM MENGEMBANGKAN PONDOK PESANTREN AL-JUNAIDYAH BIRU KABUPATEN BONE (1968-1998). Walasuji : Jurnal Sejarah Dan Budaya. https://doi.org/10.36869/wjsb.v10i 2.9

Idham. (2017). Pola Pengkaderan Ulama di Sulawesi Selatan (Studi Pada Program Ma’had Aly Pondok Pesantren As’adiyah Senkang Kabupaten Wajo. Al Ulum Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Sultan Amai Gorontalo, 17(2).

Ifendi, M. (2020). Pesantren dan Kepemimpinan Kiai Studi Kasus di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Gresik (1980-2020). Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan, 2(2), 77–94. https://doi.org/10.55352/mudir. v2i2.99

JDIH BPK RI. (2019). UU No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. https://peraturan.bpk.go.id/Hom e/Details/122743/uu-no-18- tahun-2019

Khoirussalim, U. S. (2021). Kepemimpinan Pendidikan. CV. Nata Karya.

Kurniati, M., Surur, M., & Rasyidi, A. H. (2019). Peran Kepemimpinan Kyai Dalam Mendidik Dan Membentuk Karakter Santri Yang Siap Mengabdi Kepada Masyarakat. Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur’an Dan Hadist, 2(2), 194–203. https://doi.org/10.35132/albaya n.v2i2.80

Lubis, S. A. (2007). Konseling Islam Kyai dan Pesantren. ELSAQ Press.

Masrur, M. (2018). Figur Kyai dan Pendidikan Karakter di Pondok Pesantren. Tarbawiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 1(01), 272– 282. https://doi.org/10.32332/tarbawi yah.v1i01.1022

Massoweang, A. K. (2020). Merajut Moderasi Beragama dari Tradisi Pesantren. PUSAKA, 8(2), 211– 226. https://doi.org/10.31969/pusaka .v8i2.421

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis (A Methods Sourcebook). Sage Publications.

Muqoyyidin, A. W. (1970). KITAB KUNING DAN TRADISI RISET PESANTREN DI NUSANTARA.

Wildan Saugi, Dkk. 170 IBDA` : Jurnal Kajian Islam Dan Budaya. https://doi.org/10.24090/ibda.v12i 2.441

Mustafa, M. S. (2018). Pengkaderan Ulama di Ma’had Aly Pondok Pesantren DDI Mangkoso Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan. PUSAKA. https://doi.org/10.31969/pusaka.v 6i2.55

Mulkhan, A. M. (1992). Runtuhnya Mitos Politik Santri. Sipres.

Mulyasa, E. (2011). Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Remaja Rosadakarya.

Muslim, A. (2018). Refleksi Pembelajaran Kitab Kuning Pada Pondok Pesantren di Balikpapan. PUSAKA, 6(1), 45– 60. https://doi.org/10.31969/pusaka .v6i1.37

Mustaan, A. G. (2020). Gaya Kepemimpinan Kiai dalam Membangun Kemandirian Ekonomi Pesantren. Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah, 2(2), 30–46. https://doi.org/10.54471/muhas abatuna.v2i2.825

Mustaji, S. (2022, January 28). Kiai Pesantren Al-Kholil Berau [Personal communication].

Noor, M. (2019). Gaya Kepemimpinan Kyai. Jurnal Kependidikan, 7(1), 141–156. https://doi.org/10.24090/jk.v7i1 .2958

Observasi. (2022). Pondok Pesantren Al-Kholil Berau.

Rasyidin, N. A. (2014). KH. Muh. Harisah Abduh Shafa (Studi Historis tentang Peranannya terhadap Perkembangan Pondok Pesantren An Nahdlah Makassar). Skripsi Sarjana Humaniora Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam pada. UIN Alauddin Makassar.

Rivai, V. (2013). Pemimpin dan Kepemimpinan dalam Organisasi. Raja Grafindo Persada.

Rojak, M. A., Solihin, I., & Naufal, A. H. (2021). Fungsi dan Peran Kepemimpinan Kiai dalam Pengembangan Pondok Pesantren di Pondok Pesantren Sukamiskin dan Miftahul Falah Bandung. MANAZHIM, 3(1), 83–109. https://doi.org/10.36088/manaz him.v3i1.1072

Rosita, N. (2018). Kepemimpinan Kharismatik Kiai di Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak Yogyakarta. SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan, 1(2), 166–183. https://doi.org/10.20414/sangke p.v1i2.620

Subair, Muh. (2019b). Nili-Nilai Kebangsaan dalam Pembelajaran Kitab Kuning di Pesantren Pondok karya Pembangunan (PKP) Manado. Jurnal Al-Qalam, 25(1), 59–76.

Subair, Muh. (2019a). IDEOLOGI KEBANGSAAN DALAM PEMBELAJARAN KITAB KUNING DI PESANTR¬EN PKP MANADO. Al-Qalam. https://doi.org/10.31969/alq.v25i1. 696

Subair, Muhammad. (2018). AGH Huzaifah dalam Pusaran Tradisi Pusaka Jurnal Khazanah Keagamaan, Vol. 10, No. 1, 2022 171 Santri di Qismul Huffadz Pesantren Biru Bone. Jurnal Pusaka, volume 6 N.

Sukamto. (1999). Kepemimpinann Kiai dalam Pesantren. LP3ES.

Sulthon, K. (2006). Manajemen Pondok Pesantren dalam Perspektif Global. Laksbang.

Syafi’i, S. (2019). Peran Kepemimpinan Kiai dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan (Studi Kasus di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Kota Malang). Leadership: Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 18–35. https://doi.org/10.32478/leaders hip.v1i1.318

Syarif, Z. (2017). Manajemen Kepemimpinan Kiai dan Kontribusinya Terhadap Mutu Pendidikan Pesantren. FIKROTUNA, 6(2). https://doi.org/10.32806/jf.v6i2. 3112

Tafsir, A. (2013). Ilmu Pendidikan Islam. PT. Remaja Rosdakarya.

Thoriqussu ’ud, M. (2012). MODELMODEL PENGEMBANGAN KAJIAN KITAB KUNING DI PONDOK PESANTREN. AtTajdid : Jurnal Ilmu Tarbiyah.

Umam, W. (2020). Kepemimpinan Kiai dalam Mengembangkan Pondok Pesantren. Attractive : Innovative Education Journal, 2(3), 61. https://doi.org/10.51278/aj.v2i3. 60

Usman, A. (2012). Kiai Mengaji Santri Acungkan Jari. Pustaka Pesantren.

Zainal, V. R. (2013). Islam Manajemen. BPEE.

Zamakhsari Dhofir. (1984). Tradisi Pesantren; Stadi Tentang Pandangan Hidup Kiyai. Jakarta: LP3ES.
Published
2022-07-05